Kenali Lebih Jauh PSKM FK UNUD

10400153_63848071195_5613555_n

dr. I Made Ady Wirawan, MPH, PhD

 KAPRODI PS. KESEHATAN MASYARAKAT

Kaprodi PSKM saat ini sudah beralih dari seorang perempuan menjadi sosok laki-laki yang juga memiliki jiwa kepemimpinan tinggi. dr. I Made Ady Wirawan.,MPH.,PhD, inilah sosok baru yang menggantikan posisi dr. Putu Ayu Swandewi Astuti, MPH. dr. Ady-sapaan akrab nya merupakan seorang lulusan Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Udayana, kemudian mendapatkan gelar MPH di Monash Univesity Australia, serta gelar PhD di bidang Kesehatan Kerja dan Penerbangan University of Otago New Zealand.

Sosok inspiratif ini lahir di Bangli, 28 Desember 1977. Berbagai penghargaan sudah mampu diraihnya antara lain Finalist in the Space Medicine Assosiation Jeff Myers Young Investigator Award Competition at the Aerospace Medical Assosiation 83rd Annual Scientific Meeting in Atlanta, USA, May 2012; Nomy Ahmed Award, University of Otago Occupational and Aviation Medicine Residential School,2012 ; Australian Leadership Awards (ALA) Fellowship, Burned Institute,Melbourne, Australia, 2008 dan masih banyak penghargaan yang di raih oleh dr.Ady.

Ketika ditanya mengenai awal pencalonan dirinya sebagai Kaprodi PSKM, dr.Ady memaparkannya dengan singkat, “Tidak ada awal yang begitu khusus, tapi pada saat itu terdapat 6 orang yang memiliki kualifikasi yang mampu menjadi ketua program studi hal itu dilihat dari pangkat dan pendidikan yang sudah di tempuh serta pengalaman kepemimpinan yang pernah di dapat, setelah itu saya diberi kesempatan untuk memaparkan visi dan misi dan akhirnya di pilih melalui voting. Selain itu teman-teman juga menunjuk dan mempercayai saya untuk memimpin PS.KM ini kedepannya.”

“Sebenarnya tidak ada persiapan, tapi saya sebagai KPS baru pasti banyak berkoordinasi dengan KPS lama seperti dr. Ayu mengenai permasalahan apa yang pernah dihadapi dan tantangan kedepannya bagi PSKM ini untuk menjadikan PSKM jauh lebih baik dari yang sebelumnya.” Ujarnya ketika menceritakan persiapan awal setelah terpilih menjadi Kaprodi PSKM.

Sebagai mananya seorang pemimpin sebuah program studi lainnya, dr.Ady pun memiliki beberapa harapan yang ditujukan untuk para mahasiswanya, “Saya berharap mahasiswa mampu meningkatkan kemampuan tidak hanya di bidang akademik tetapi kemampuan nonakademik (softskill), seperti dalam organisasi dan berbagai kegiatan kemahasiswaan lebih kepada pengabdian ke masyarakat dan terjun ke masyarakat. Selain itu juga kegiatan organisasi dari mahasiswa juga diharapkan lebih banyak untuk melibatkan masyarakat secara langsung, manfaat lain yang di dapat juga agar PSKM lebih dikenal di masyarakat.

CV dr. Ady : https://drive.google.com/open?id=1k0IHF8y3JhJTc7-XTPfaCFmhwn1gO0kR

Program Studi  Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana

Latar  Belakang

Konsep pelayanan kesehatan dasar (primary health care) telah menjadi inti dari setiap kebijakan dan strategi dari Badan Kesehatan Sedunia (WHO) sejak Deklarasi Alma Ata tahun 1978. Di Indonesia, konsep ini diterjemahkan kedalam program-program puskesmas, posyandu dan program-program kesehatan berbasis masyarakat lainnya. Dalam perkembangannya, sejak tahun 2000, konsep pelayanan kesehatan dasar ditujukan untuk mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan milenium (Millennium Development Goals).
Tiga puluh tahun setelah Deklarasi Alma Ata, tujuan awal pelayanan kesehatan dasar “Health for All” belum bisa terwujudkan. Ada empat pilar utama yang seharusnya diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam pelayanan kesehatan dasar, yang sampai saat ini belum mampu diterapkan secara optimal, yaitu mendorong partisipasi masyarakat, meningkatkan pemerataan dan keadilan dalam pelayanan kesehatan (equity), integrasi antar program-program pelayanan kesehatan dasar dan mendorong kerjasama lintas sektor.
Oleh karena itu, sejalan dengan pelaksanaan otonomi daerah, mutlak diperlukan penyediaan tenaga kesehatan yang profesional terutama di tingkat kabupaten/kota untuk merencanaan, mengelola dan mengevaluasi program-program kesehatan yang diterapkan, sehingga seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.

“HEALTH IS NOT EVERYTHING
BUT EVERYTHING ELSE
WITHOUT HEALTH IS NOTHING”

Sejarah Singkat

Program Studi  Kesehatan Masyarakat (PSKM) berdiri berdasarkan pada SK Dirjen Dikti No. 96/ DIKTI/Kep/2001 tertanggal 16 April 2001, dan berada di bawah Fakultas Kedokteran. Kemudian berdasarkan persetujuan senat FK dan Senat Unud, maka sejak 3 September 2002 kedudukan PS IKM ditingkatkan sesuai dengan jenjang fakultas di lingkungan Unud, berdasarkan SK Rektor Nomor 160/J14/KP.02.18/2002, tentang Pembentukaan dan Pengangkatan Ketua dan Pembantu-Pembantu Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat (PSKM) Universitas Udayana. Berdirinya PSKM ini sesuai dengan kebutuhan sumber daya manusia untuk menyongsong paradigma baru di bidang kesehatan, dimana diperlukan tenaga-tanaga dalam manajemen kesehatan, pendidikan kesehatan dan upaya-upaya preventif lainnya.

Tahun pertama berdirinya PSKM dimulai dengan penerimaan mahasiswa Program S.KM 2 tahun, dengan calon mahasiswa yang berasal dari D3 di bidang kesehatan, seperti Gizi, Keperawatan, Kesehatan Lingkungan dan lain sebagainya melalui seleksi tes potensi akademik. Setahun kemudian, tahun 2002, PSKM menerima mahasiswa Program S.KM 4 tahun, dengan calon mahasiswa tamatan SMA melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) dan tahun 2003 diikuti dengan seleksi yang dilaksanakan lewat PMDK.

Tim dari Dikti telah mengadakan visitasi dan pengamatan terhadap kinerja PSKM pada bulan Mei 2006. Berdasarkan hasil tersebut maka PSKM memperoleh akreditasi B sesuai dengan SK No. 0603/LAM-PT KES/Akr/Sar/IX/2017.

Visi

PSKM Unud memiliki visi sebagai pusat pendidikan dan kajian yang unggul dan dapat menghasilkan tenaga profesional di bidang kesehatan masyarakat dan dapat memberikan kontribusi pada pembangunan kesehatan secara berkelanjutan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Misi

Guna mencapai visi di atas maka PSKM mempunyai misi:

  • Menyelenggarakan pendidikan Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) dengan kualifikasi five star public health professional yang memiliki kompetensi sebagai (1) manajer pelayanan kesehatan, (2) komunikator, (3) pemimpin, (4) tenaga kesehatan yang profesional, dan (5) ilmuan.
  • Menyelenggarakan penelitian pengembangan iptek untuk mendukung pendidikan kesehatan masyarakat yang profesional dan pembangunan kesehatan berkelanjutan.
  • Memberdayakan PSKM agar berperan aktif dalam pembangunan kesehatan lewat pengabdian kepada masyarakat berlandaskan perkembangan iptek terkini dan bergayut dengan kebutuhan masyarakat.
  • Meningkatkan fungsi manajemen organisasi dan kepemimpinan yang berorientasi kepada pelayanan bermutu, professional, demokratis dan berjiwa kewirausahaan.
  • Meningkatkan kerja sama di berbagai bidang dengan berbagai pihak, di dalam dan di luar negeri, untuk meningkatkan mutu pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kemandirian dalam manajemen dan keuangan serta meningkatkan mutu pelayanan.
  • Mengembangkan infrastruktur pendidikan yang handal dan atmosfir akademis yang kondusif dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  • Mengembangkan keunggulan spesifik dan kompetitif dengan memaksimalkan fungsi dan eksistensi PSKM lewat pengembangan unit-unit fungsional yang berdaya saing dan berkelanjutan.
  • Mengembangkan sikap dan kepribadian mahasiswa lewat pembinaan lembaga kemahasiswaan dan kerja sama bersinergi dengan organisasi alumni.

Arah Pengembangan

Guna mendukung visi dan misi serta dalam menunjang otonomi pelayanan kesehatan, maka arah pengembangan PSKM ditujukan untuk:

  • Memantapkan pembangunan sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam bidang kesehatan masyarakat.
  • Meningkatkan pengembangan institusi PSKM dalam rangka meningkatkan kepeloporan dan perannya dalam pembangunan kesehatan masyarakat secara nasional, regional dan internasional.
  • Mengembangkan substansi Kesehatan Masyarakat sejalan dengan paradigma baru kesehatan masyarakat.

Terdapat 8 Peminatan dalam PSKM FK Unud :

1. Peminatan Gizi Kesmas
2. Peminatan Kesehatan Lingkungan
3. Peminatan Biostatistik dan Kependudukan
4. Peminatan Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
5. Peminatan Kesehatan Kerja
6. Peminatan Epidemiologi
7. Peminatan Promosi Kesehatan
8. Peminatan Kesehatan Reproduksi

Yang Nantinya Berpeluang Bekerja di :

1. Dinas Kesehatan
2. HSE (Departemen K3 dan lingkungan) di industri
3. Rumah Sakit
4. LSM/NGO
5. Peneliti
6. Fasilitator pengembangan kesehatan masyarakat
7. Wirausaha di bidang kesehatan, dll

Untuk yang ingin masuk ke PS. Kesehatan Masyarakat FK Unud ini tapi masih kurang informasinya, bisa download brosur PSKM reguler di SINI (password : birumuda), atau langsung datang ke Sekretariat PSKM UNUD di Jl PB. Sudirman, Denpasar-Bali.

1

2