Article
“MENGENAL LEBIH DEKAT APA ITU STBM?”
Juli 1, 2016
0

MENGENAL LEBIH DEKAT APA ITU STBM

Oleh :

Muhammad Asyrovi Assegaf

Program Studi Kesehatan Masyarakat, Unud

 

Permasalahan kesehatan negara kita serasa tidak berujung. Permasalahan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berbagai upaya dan program telah digalakkan oleh berbagai praktisi dan pemerhati kesehatan untuk menuntaskan permasalahan-permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia.Permasalahan yang akan diangkat oleh penulis kali ini seputar kesehatan lingkungan. Mengapa kesehatan lingkungan ?

Permasalahan kesehatan yang timbul salah satunya disebabkan negara kita Indonesia merupakan negara tropis. Tentunya tupoksi faktor agent sangat bervariasi yang berakibat pada penyakit-penyakit tropis seperti Demam berdarah, diare, Muntaber,dan sebagainya. Lantas penyakit-penyakit tropis tersebut ternyata lebih didominasi oleh permasalahan pada kesehatan lingkungan. Menurut pernyataan Menkes  pada moment peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-45 tahun 2009 menjelaskan kesehatan lingkungan masih menjadi tantangan yang cukup besar di bidang kesehatan. Hal itu ditandai dengan ketersediaan air bersih,akses sanitasi,pengendalianpolusiudara, pengendalian sampah dan perilaku hidup bersih dan sehat. Berdasarkan data dari Riskesdas 2013 menyebutkan bahwa 12,9% rumah tangga masih tidak menggunakan fasilitas buang air besar, sebesar 3,3% RT masih dengan kualitas air minum keruh dan 46,7% tidak memiliki saluran pembuangan air limbah yang langsung dibuang ke got.

Dari uraian permasalahan diatas, dari pihak pemerintah telah mencanangkan program melalui Keputusan Menkes No.852/Menkes/SK/IX/2008 tentang strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau dikenal dengan STBM. STBM adalah pendekatan dengan proses fasilitasi yang sederhana untuk menciptakan kesadaran masyarakat dimana kewajiban sanitasi menjadi tanggung jawab masyarakat dengan satu prinsip bahwa kondisi bersih, nyaman dan sehat adalah kebutuhan alami manusia (Juniar 2014).Poin-poin masalah yang jadi perhatian khusus dalam program STBM terdiri atas:

  • open defecation atau BAB sembarang
  • perilaku hidup bersih dan sehat dengan membiasakan cuci tangan pakai sabun sebelum makan dan sesudah makan
  • Pengolahan sampah dimana diperkirakan hanya sekitar 60% sampah di kota-kota besar di Indonesia yang dapat terolah.

Mengolahlimbah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan dengan menggunakan sistem yang efektif dan efisien untuk menjaga kualitas lingkungan saat limbah dibuang ke lingkungan

Program STBM ini termasuk dalam salah satu dari 4 fokus komponen kegiatan dalam peningkatan kesehatan masyarakat.

Adapun program STBM ini memiliki prinsip-prinsip dasar yang harus dipenuhi dalam pelaksanannnya yaitu sebagai berikut :

  • Tanpa subsidi yang diberikan ke masyarakat karena program STBM
  • Tidak menggurui, tidak memaksa dan tidak adanya promosi jamban
  • Masyarakat yang memegang kendali sebagai pemimpin
  • Seluruh komponen masyarakat terlibat dalam analisa permasalahan – perencanaan – pelaksanaan serta pemanfaataan dan pemeliharaan (Modul 2013).

Pada dasarnya STBM ini lebih mengedepankan terhadap pemberdayaan masyarakat lokal untuk melaksanakan dan tidak terdapat subsidi karena kembali lagi pada persoalan STBM adalah permasalahan masyarakat lokal sendiri yang harapannya kemandirian dan kesadaran masyarakat yang bisa mensukseskan program STBM

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Juniar, M., 2014. Studi tentang Implementasi Program Sanitasi Total dan Pemasaran Sanitasi ( StoPs ) dalam Perspektif Deliberatif di Desa Ngampungan Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. , 1.

Modul, K.D.A.N., 2013. PELATIHAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT ( STBM ),

http://www.depkes.go.id/article/view/419/peringati-hari-kesehatan-nasional-ke-45-menkes-serukan-sinergi-untuk–menyehatkan lingkungan.html