Uncategorized
Penyuluhan DBD & Rabies di Sanur
Agustus 10, 2010
0

Guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap Demam Berdarah dan Rabies, pertengahan Juli lalu Dosen dan Mahasiswa IKM mengadakan  penyuluhan mengenai penyakit tersebut dibeberapa SD di wilayah Sanur. Penyuluhan tersebut diadakan selama dua hari yaitu pada 16 dan 17 Juli 2010. Penyuluhan hari pertama diadakan di SD 12 Sanur, sedangkan untuk penyuluhan hari kedua diadakan di SD 2 dan 6 Sanur. Adapun target dari penyuhan tersebut adalah para guru, siswa kelas 4, 5 dan 6.

Tujuan diberikannya penyuluhan ini kepada para siswa selain untuk meningkatkan kewaspadaan para siswa sejak dini terhadap penyakit-penyakit tersebut, para siswa juga mengetahui bagaimana proses penularan serta ciri-ciri Demam Berdarah dan Rabies. Namun yang terpenting, para siswa dapat melakukan pencegahan dini agar penyakit tersebut tidak tertular pada mereka dan orang-orang disekitarnya.

Dalam kesempatan itu pula, selain memberikan penyuluhah kepada para siswa, mahasiswa IKM yang sebagian besar diwakili oleh anggota HMKM juga memberikan beberapa poster mengenai  pencegahan dan bahaya penularan Demam Berdarah dan Rabies kepada sekolah-sekolah tersebut. Selain itu, untuk mengapresiasikan antusiasme para siswa, kami juga memberikan beberapa hadiah kecil berupa pensil dan pulpen kepada para siswa yang memberikan pertanyaan dan mampu mejawab pertanyaan yang kami berikan. Diakhir acara kami juga membagikan formulir PJB (Pemantauan Jentik Berkala) agar para siswa dapat melakukan pemantauan sendiri di lingkungan tempat tinggal mereka berbekal pengetahuan dari penyuluhan yang kami berikan.