Surat Biru Muda
“Si Permata Biru Muda”
September 17, 2017
0

IMG_2154Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Udayana merupakan salah satu program studi unggulan yang memiliki banyak peminat dari tahun ketahunnya. Mahasiswa – masiswa yang diterima di PSKM FK Unud pun rata – rata memiliki kualitas individu yang baik. Namun diantara sekian banyak mahasiswa yang berprestasi, ada salah seorang yang sangat menonjol prestasinya yakni Ngakan Putu Anom Harjana.

Nama Ngakan Putu Anom Harjana mungkin sudah tidak asing lagi di telinga civitas PSKM FK Unud, hal tersebut sangat wajar mengingat ia adalah mantan Ketua HMKM FK Unud periode 2015/2016, selain dikenal sebagai mantan ketua HMKM ia juga dikenal karena berbagai prestasinya dalam bidang ilmiah. Semenjak semester pertama berkuliah, Anom Harjana telah banyak menerima prestasi, ditambah ia juga bergabung dengan Kelompok Ilmiah Hippocrates sehingga semakin menajamkan prestasinya pada bidang ilmiah.

Anom Harjana telah menerima berbagai penghargaan baik nasional bahkan internasional, berikut beberapa prestasi yang diraih Anom selama berkuliah di PSKM FK Unud :
2017

– 2nd Runner Up in National Essay Avicena Competition 2017.
– Delegate of Indonesia in 5th Global Work Camp 2017, in Kumamoto – Japan.
– Top 4 in National Essay Competition, HIMA PGSD Wates Universitas Negeri Yogyakarta 2017
– 1st Winner in National Essay Agroecotechnology Scientific Enthusiast Competition 2017
– Top 10 in Public Health Competition 2017, University of Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.
– 2nd Runner Up Most Outstanding University Student in Faculty of Medicine, Udayana University 2017.
– 1st Winner in Most Outstanding University Student in School of Public Health, Udayana University 2017.
– Outstanding Student Award 2017 by Hippocratic Scientific Club.
– Platinum Awardee in One Health Community Outreach and Workshop 2017 by Indonesia One Health University Network.

2016

– The Winner of 2016 Quality Innovation Challenge Award by David and Lucile, Packard Foundation – United State.
– 1st Winner of National Literature Review Masterpiece Competition 2016.
– 1st Winner of National Essay Competition Public Health Festival 2016.
– 1st Winner of National Article Competition in Health Topic 2016.
– Top 4 of National Literature Review Competition IKAHIMBI 2016.
– Top 4 of Paper Competition in Bali Health Summit and Meeting in Prevention Issue 2016.
– Top 6 of Paper Competition in Bali Health Summit and Meeting in Prevention Issue 2016.
– Global Health True Leader Batch 8.
– Delegate in Youth Climate Week 2016.
– Oral Presenter Finalist on National Epidemiology Conference 2016.
– Oral Presenter on International Grant Writing Workshop and Conference 2016.
– Top 50 in Nutrifood Leadership Award
– Top 4 of National Essay Avicena Competition 2017.
– 1st in Biology Olympiad (OSN Pertamina) in PT. Pertamina 2016.
– 1st Winner in Video Competition 2015 Hippocratic Scientific Club.

2015
Art Awards
– Delegate of Indonesia in Indonesia Festival in Abu Dhabi, 2013
Melihat dari berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Anom Harjana maka tak diragukan lagi bahwa Anom Harjana menjadi salah satu mahasiswa paling berprestasi yang dimiliki oleh PSKM FK Unud

Pihak HMKM pun berkesempatan mewawancarai saudara Anom mengenai kiat – kiat yang membawanya berhasil seperti saat ini. Ternyata dalam hidupnya Anom Harjana memiliki motto yang selalu dipegangnya yakni “I can therefore I am” tentunya motto yang sangat menarik dan sangat membangun.

Kami pun berkesempatan untuk menanyakan kesan yang dirasakan Anom Harjana selama menjadi seorang mahasiswa, dengan senyumnya yang rendah hati Anom Harjana pun menjawab “Menjadi seorang mahasiswa adalah anugerah berharga karena memiliki kesempatan lebih untuk banyak belajar. Oleh sebab itu, manajemen waktu dengan bijaksana dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengembangkan diri serta mengabdi kepada masyarakat adalah kunci keberhasilan”

Tak lupa Anom pun memberikan pesan – pesannya pada para mahasiswa PSKM FK Unud nih “Jika nilai maksimal yang biasa digunakan dalam evaluasi proses belajar adalah 100, lalu mengapa nilai IPK maksimal hanya 4? Jawabannya, karena lagi 96 nilai itu adalah hasil mengembangkan softskill dan hardskill selama menjadi mahasiswa. Jadi, jangan terlalu mengejar IPK dan lupa menikmati hidup sebagai mahasiswa. Ikutilah berbagai macam kegiatan yang dapat meningkatkan softskill dan hardskill, seperti aktif dalam kegiatan perlombaan dan organisasi.” Melihat dari segala prestasi yang diraih oleh Anom Harjana maka tak salah rasanya kita menjulukinya “Permata Biru Muda PSKM FK Unud”. Semoga kedepannya akan muncul “Anom – Anom” berikutnya yang dapat membanggakan alamamater kita.