Article
Tujuh Langkah Mencuci Tangan : Apakah Sudah Biasa Kamu Lakukan?
Oktober 20, 2018
0

Cuci tangan adalah hal wajib yang harus kamu lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Terkadang, mencuci tangan dianggap merupaka hal yang sepele. Kebanyakan orang hanya menggosok tangan dengan air tanpa menggunakan sabun. Hal ini menyebabkan kuman masih banyak yang menempel. Mengapa kita harus mencuci tangan? Apa dampak dari tidak mencuci tangan? Kapan waktu yang tepat untuk mencuci tangan? Bagaimana cara mencuci tangan yang benar? Nah, kali ini kita akan membahasnya satu persatu, agar kamu tahu seberapa pentingnya mencuci tangan.

 Mengapa Harus Mencuci Tangan?

Mengapa harus mencuci tangan? Ya, karena tangan adalah anggota tubuh yang sering kita gunakan seperti berjabat tangan dengan orang lain, makan, mencuci piring, menulis, dan banyak lainnya. Dari contoh-contoh tersebut, saat beraktivitas pastilah sudah banyak kuman dan bakteri yang menempel pada tangan kita. Kamu tidak akan tahu berjuta-juta bakteri hinggap ditanganmu padahal tanganmu terlihat bersih. Bahkan ketika kamu memcuci tangan dengan air bersih pun bisa saja kuman masih menempel. Jika kamu tidak mau atau malas untuk mencuci tangan, bakteri dan kuman tersebut akan masuk ke dalam tubuhmu melalui mulut. Apalagi saat kamu terkena flu, wah banyak sekali bakteri dan virus yang menempel pada telapak tanganmu (Purwandari & Ardiana, 2014).

 Lalu, Apa Dampaknya Jika Malas Mencuci Tangan?

Apa dampaknya jika kita malas untuk mencuci tangan? Waduh, sudah tak bisa dibayangkan lagi. Pasti sudah banyak penyakit yang bersarang di tubuh dan membahayakan kesehatan. Contohnya saat kamu batuk dengan menutupi mulut menggunakan tangan, setelah itu kamu makan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Nah, bakteri atau virus yang ada di tanganmu ini masuk ke dalam tubuhmu lagi bersama dengan makanan yang kamu konsumsi.

Bisa menyebabkan kamu terkena penyakit diare, cacingan, ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), hingga penyakit yang menyebabkan kematian seperti SARS, flu burung (H5N1), dan flu babi (H1N1). Selain itu, kuman yang menempel pada tubuh juga bisa menyebabkan radang tenggorokan, amandel, gangguan saluran pernafasan berupa asma, sakit perut, dan flu (Purwandari & Ardiana, 2014).

Apa Saja Syarat Penunjang Dalam Mencuci Tangan?

Sebagian besar orang mengira definisi cuci tangan adalah membilas tangan dengan air bersih saja. Nyatanya cuci tangan tidak sesederhana itu. Ada syarat untuk mencuci tangan agar bersih dan tidak percuma. Berikut merupakan syarat-syarat yang harus ada ketika mencuci tangan.

  1. Gunakan air mengalir. Fungsinya kotoran yang berupa kuman atau bakteri ini akan luruh dan jatuh ikut terbawa air yang mengalir. Jika kamu menggunakan gayung atau wadah untuk mencuci tangan, sama saja kamu menimbun bakteri di dalam tangan, karena di dalam air tersebut telah tercampur dengan bakteri dari bilasan sebelumnya (Wati, 2011).
  2. Gunakan sabun. Sabun merupakan musuh ampuh kuman dan bakteri. Zat yang dimiliki sabun pencuci tangan ini bisa membantu proses pelepasan kotoran dan kuman yang menempel di permukaan kulit tangan dan kuku. Sehingga kamu akan bebas dari infeksi bakteri dan kuman penyebab sakit perut (Wati, 2011).
  3. Alat Pengering (lap, tisue, kain). Yang satu ini bukan syarat wajib namun perlu kamu perhatikan. Mungkin banyak dari kita setelah mencuci tangan lalu membiarkan tangan kering dengan sendirinya, namun ini justrus dapat membuat kuman penyakit hinggap lagi ditanganmu. Cara yang terbaik adalah mengkibaskan tanganmu ke udara atau mengeringkanya dengan lap atau tissue (Fauzia et al, 2014).

Bagaimana Cara Mencuci Tangan Dengan Baik dan Benar ?

Langkah-langkah mencuci tangan tersebut telah distandarkan oleh WHO adalah sebagai berikut.

cuci-tangan

Langkah 1. Hidupkan kran air yang mengalir, basahi kedua telapak tangan setinggi pertengahan lengan. Ambil sabun dan usap secara merata, lalu gosokkan kedua telapak tangan dengan lembut agar kuman yang ada di telapak tangan hilang.

Langkah 2. Untuk menghilangkan kuman pada bagian luar tangan, kamu bisa mengusap dan menggosokan kedua punggung tangan secara bergantian agar kuman tak bersisa di tangan.

Langkah 3. Jangan lupa, kuman juga menempel pada sela-sela jari tanganmu. Maka dari itu, gosok juga bagian sela-selanya hingga sabun berbusa.

Langkah 4. Kuku juga bagian terpenting dari tangan. Banyak kuman yang bersembunyi dan bersarang pada kuku. Oleh karena itu, kamu wajib membersihkan bagian ujung kuku secara bergantian dengan mengatupkannya.

Langkah 5. Gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian hingga bersih.

Langkah 6. Letakkan ujung jari atau ujung kuku pada telapak tangan lainnya dan gosok memutar secara perlahan agar kuman dan bakteri segera hilang.

Langkah 7. Tahap terakhir, bersihkan pergelangan tangan secara bergantian dengan cara memutar. Bilas dengan air mengalir dan keringkan dengan handuk atau tisu (Badri, 2009).

Mudah bukan untuk dilakukan. Sebenarnya kesadaran adalah kunci utama dalam mengaplikasikannya. Selain terlihat ribet dan terkesan sepele, kegiatan diatas berdampak cukup besar dalam kehidupan sehari-hari. Kita tidak tahu dari mana musibah penyakit akan menyerang, dan tugas kita adalah mencegah serangan penyakit tersebut.

 

 

Sumber :

Badri M. (2009). Hygiene Perseorangan Santri Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Ponorogo. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Vol. 17.

Fauzia N, et al. (2014). Kepatuhan Standar Prosedur Operasional Hand Hygiene pada Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit. Jurnal Kedokteran Brawijaya. Vol. 28(1) : 95-98p.

Purwandari R & Ardiana A. (2015). Hubungan antara Perilaku Mencuci Tangan dengan Insiden Diare pada Anak Usia Sekolah di Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan, Vol. 4(2) : 55-63p.

Wati R. (2011). Pengaruh Pemberian Penyuluhan PHBS Tentang Mencuci TangantTerhadap Pengetahuan dan Sikap Mencuci Tangan Pada Siswa Kelas V Di SDN Bulukantil Surakarta. Surakarta : Universitas Sebelas Maret.