SELALU MANFAATKAN WAKTU UNTUK MENJALANI SEBUAH PROSES KARENA PROSES AKAN SELALU MEMBUAHKAN HASIL YANG MANIS
Juni 23, 2021
0

     Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Udayana seolah tak akan surut akan prestasi yang diukir oleh para generasinya. Sang Biru Muda akan tetap berdiri tegak dengan topangan penerus yang sangat cakap dalam berbagai bidang. Salah satu sosok generasi berprestasi tersebut adalah Muhammad Asyrovi Assegaf, S.KM. atau yang akrab dikenal dengan Assegaf.
Kak Assegaf merupakan salah satu alumni PSSKM FK Unud yang memulai masa perkuliahannya pada tahun 2014 dan berhasil mengikuti wisuda pada Agustus tahun 2018. Pada masa awal menjalani perkuliahan di PSSKM FK Unud, beliau merasa sangat kesulitan untuk beradaptasi baik dalam mengikuti perkuliahan, bersosialisasi dengan rekan kuliah, maupun dalam mengikuti organisasi. Akan tetapi, hal ini justru menjadi tantangan tersendiri bagi Kak Assegaf yang ia jadikan sebagai target yang harus dicapainya. Apapun kekurangan dalam diri kita, jadikanlah hal tersebut sebagai target yang harus dicapai, sehingga kekurangan tersebut dapat kita atasi., tuturnya,
     Selama menjalani masa perkuliahan, beliau sangat menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat baik. Pertama, dalam bidang Pendidikan dan Pengajaran, beliau tetap memperhatikan nilai yang ia harus dapatkan selama masa perkuliahan. Kedua, beliau juga aktif dalam bidang Penelitian dan Pengembangan yang beliau kembangkan sembari mengikuti Kelompok Ilmiah Hippocrates (KIH) FK Unud. Beberapa prestasi juga berhasil beliau raih di antaranya Juara 2 Paper Public Health National Competition di FKM Universitas Airlangga pada tahun 2017. Beliau juga aktif dalam kegiatan pengembangan diri selama berkuliah salah satunya dalam Internship Studi Subdit Surveilans Ditjen P2P di Kemenkes RI pada bulan Oktober hingga Desember 2016. Terakhir, beliau juga tidak melupakan bidang Pengabdian Masyarakat. Beliau turut aktif dalam bidang ini dengan mengikuti kegiatan sosial yang juga berkaitan dengan bidang penelitian. Salah satunya dalam Survei Cakupan Imunisasi JE di Provinsi Bali sebagai Koordinator Studi Penelitian.
     Selain itu, beliau juga aktif menjadi bagian dari organisasi baik di lingkungan internal maupun eksternal kampus. Di lingkungan internal Fakultas Kedokteran, beliau turut dalam kepengurusan Badan Perwakilan Mahasiswa FK Unud sebagai Staf Komisi Kajian dan Advokasi Kebijakan dalam periode kepengurusan 2015/2016. Di lingkungan eksternal, beliau turut dalam kepengurusan Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) Wilayah 3 sebagai Koordinator Wilayah 3 dan Staf Penelitian dan Pengembangan pada periode kepengurusan 2016/2017. Beliau juga turut dalam kepengurusan Berkala Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia sebagai Staf Relasi Publik pada tahun 2016-2017.
     Begitu banyak kegiatan yang dilakukannya selama masa perkuliahan, tidak menutup kesempatan bagi Kak Assegaf untuk berprestasi dalam kegiatan perkuliahan. Belia memutuskan untuk menekuni peminatan Epidemiologi yang menurutnya merupakan tonggak terpenting dalam Ilmu Kesehatan Masyarakat. Pada tahun 2018, beliau lulus dan berhasil mendapatkan pekerjaan di TB Care Aisyah Kabupaten Gresik Global Fund ATM sebagai Manajer Kasus TB RO Kabupaten Gresik hingga bulan Februari 2019. Kemudian, beliau diposisikan sebagai Koordinator Program SSR Gresik hingga bulan Desember 2020 lalu. Kini, beliau menjabat sebagai Technical Officer TBC RO Global Fund Jatim di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Beliau menceritakan bahwa segala hal yang beliau dapatkan saat ini melalui proses yang panjang dan langkah yang tidak mudah. Pengalaman berorganisasi menyebabkan beliau menjadikan sosok yang dikenal orang banyak orang sehingga kepercayaan akan mudah didapatkannya.
     Perjalanan Kak Assegaf selama berkuliah memberikan banyak makna kepada generasi penerus Biru Muda saat ini. Beliau menitipkan begitu banyak pesan melalui ceritanya. Kehidupan perkuliahan memang sangat penting guna menunjang kita nantinya di dunia pekerjaan. Oleh karena itu, manfaatkan waktu kuliah untuk membangun, dari kuliah kita harus menentukan target, tidak ada hal yang namanya tidak bisa, semua proses akan membuahkan hasil yang manis, terakhir beliau menyampaikan bahwa nilai 4,00 di kuliah itu dikarenakan nilai 96 sisanya untuk mencapai 100 akan didapatkan saat mengikuti kegiatan di luar perkuliahan seperti organisasi, kegiatan keilmiahan, dan pengabdian di masyarakat. Sedikit pesan penutup yang disampaikan oleh Bintang Biru Muda ini yaitu, Yang bisa membuat diri kita bertahan adalah diri kita sendiri. Oleh karena itu, jangan batasi semangatmu dan selalu coba untuk menguasai hal baru. Semangat untuk pejuang S.KM. kedepannya karena dunia pekerjaan yang lebih nyata akan segera menunggumu.”